Manfaat Bawang Putih

Masyarakat banyak yang percaya akan khasiat dan manfaat bawang putih, tetap baru sedikit diantara mereka yang mengetahui alasan ilmiah dibalik kemanjurannya. Mereka tahu bahwa bawang putih sebatas pada bentuknya yang berupa gasing, baunya yang menyengat, dan warnanya yang putih. Pemanfaatannya secara umum untuk kehidupan sehari-hari, hanya sebagai bumbu penyedap masakan. Bawang putih mengandung minyak asiri yang sangat mudah menguap di udara bebas. Minyak asiri dari bawang putih ini diduga mempunyai kemampuan sebagai antibakteri dan antiseptic. Sementara itu, zat yang diduga berperan member aroma bawang putih yang khas adalah alisin, karena alisin mengandung silfur dengan struktur tidak jenuh dan dalam beberapa detik saja terurai menjadi senyawa dialil-disulfida. Di dalam tubuh, alisin merusak protein kuman pennbyakit, sehingga kuman penyakit tersebut mati. Alisin merupakan zat aktif yang mempunyai daya antibiotika cukup ampuh. Banyak yang membandingkan zat ini dengan si raja antiviotik, yakni penisilin. Bahkan banyak yang menduga kemampuan alisin 15 kali lebih kuat daripada penisilin.

Scordini pada manfaat bawang putih berperan sebagai enzim pertumbuhan dalam proses germinasi (pembentukan tunas) dan pengeluaran akar bawang putih. Scordinin diyakini dapat memberikan atauu meningkatkan daya tahan tubuh (stamina) dan perkembangan tubuh. Hal ini disebabkan kemampuan bawang putih dalam bergabung dengan protein dan menguraikannya, sehingga protein tersebut mudah dicerna oleh tubuh. Manfaat bawang putih tidak hanya popular pada masa kini, tetapi juga, sudah berlangsung sejak dimulainya peradaban manusia. Hipocrates mengungkapkan bahwa pada zaman babilonia dan Yunani, bawang putih biasa dipaklai sebagai obat perangsang (prespiran) utnuk menyembuhkan sembelit dan pelancar air seni.

Kehebatan manfaat bawang putih sebagai obat diduga karena kombinasi dua senyawa yang ada di dalamnya, yakni alisin dan scordinin. Alisin berfungsi sebagai antibiotic alami yang sanggup membasmi berbagai macamdan bentuk mikroba. Scordinin memiliki kemampuan meningkatkan daya tahan tubuh dari pertumbuhan tubuh. Potensi bawang putih akan sedikit berkurang jika bawang putih dimasak, seperti dogoreng. Dengan demikian, pendapat yang menyatakan bahwa manfaat bawang putih akan hilang jika dipanaskan, kurang tepat. Alisin tidak akan hilang, ia hanya tidak tahan terhadap panas. Demikian pula dengan enzim alinase yang ada dalam bawang putih, tidak seluruhnya rusak.

Dosis yang dianjurkan untuk dimakan adalah ½-3 siung per hari.Memakan lebih dari 3 siung bawang putih setiap hari dapat menimbulkan diare, kentut, sebah, dan demam, bahkan bisa mengakibatkan pendarahan lambung. Sampai saat ini masyarakat lebih menyukai bawang puth lokal daripada bawang putih impor. Bahkan, sebagian masyarakat mempercayai bawang putih lanang (jantan atauu tunggal) lebih berkhasiat sebagai obat daripada bawang putih impor. Memang ketajaman bau bawang putih lokal, terutama bawang putih lanang lebih menyengat rasanya dan rasanya lebih gurih dibandingkan dengan bawang putih import.


=====================================

>>> Jual Kapsul Garlic (Kapsul Bawang Putih), Klik Detail Disini!
=====================================
This entry was posted in Bawah Putih and tagged , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>